SIKAP dan KEPERCAYAAN

4 12 2007

Kepercayaan yang kokoh kepada satu tujuan dan perjuangan merupakan salah satu yang paling kuat d bumi. Tidak peduli sebesar apapun perbandingan kekuatan yang ada, atau betapapun rintangan tampaknya tidak bisa diatasi, kepercayaan mendiktekan bahwa ada jalan. Baju besi kepercayaan atas tujuan dan perjuangan anda mungkin mengambil bentuk berbagai hal. Selanjutnya dibutuhkan senjata yang mungkin berupa kesabaran, sikap tidak mementingkan orang diri sendiri, atau sikap pantang menyerah.
Anda mungkin pernah mendengar kisah-kisah orang besar pada Jamannya, coba anda sebut satu persatu. Anda akan menemukan benang merah mengapa mereka dapat berhasil. Benang merah tersebut adalah percaya pada tujuannya kemudian memperjuangkannya.
Saya percaya bahwa orang berhasil dalam hidupnya karena percaya pada tujuannya. Bila sudah percaya pada tujuan, maka yang terjadi adalah mekanisme tarikan dari tujuan tersebut. Kemudian ciptakan perjuangan menujunya dengan memulai melangkah, setelah itu biarkan tujuan tersebut membimbing anda untuk menemukan jalan dan solusinya. Semakin kuat kepercayaan anda terhadap tujuan maka semakin sulit anda putus asa.
Saya juga percaya bahwa keberhasilan dapat dicapai oleh orang biasa dengan tekad dan perjuangan yang luar biasa. Saya tidak mengatakan bahwa tersebut adalah mudah, sebab prestasi yang luar biasa dan berharga jarang ada yang mudah.

Renungan
Semakin kuat kepercayaan anda terhadap tujuan, maka semakin sulit anda putus asa. Sistem kepercayaan yang luar biasa terhadap tujuan dan perjuangan akan membimbing anda selama anda percaya dan bertindak.

di cuplik dari Inspirasi : Zig Ziglar

Salam sukses selalu





Opini Orang Lain

27 10 2007

Penyebab Terbesar ketiga yang menimbulkan emosi negatif menurut Ouspensky, adalah pertimbangan batin. Hal ini terjadi ketika anda sangat terpengaruh pada bagaimana orang lain memperlakukan anda. Jika merasa bahwa orang lain tidak memberikan rasa hormat yang menurut anda patut anda terima, anda akan merasa tersinggung dan marah, dan anda sangat ingin menyerang balik. Jika orang lain bersikap kasar atau acuh tak acuh kepada anda, anda akan menganggap bahwa perilaku mereka itu adalah sebuah penyerangan atas kepribadian dan karakter anda. Interprestasi perilaku atau sikap orang lain seperti ini akan dapat membuat anda merasa marah atau tertekan.

para psikolog mengatakan bahwa apapun yang kita lakukan adalah untuk meningkatkan self esteem dan nilai-nilai pribadi kita, atau melindungi kedua hal tersebut dari ancaman yang datang dari orang lain atau dari sebuah seituasi tertentu. Jika self esteem anda tidak setinggi yang seharusnya, anda akan menjadi sensitif terhadap tindakan-tindakan dan reaksi-reaksi dari orang lain terhadap diri anda. Anda akan terlalu memasukkan kedalam hati anda segala sesuatu yang terjadi, seoalah apa yang mereka lakukan ditujukan secara sadar dan sengaja kepada anda. Pada kenyataannya, apa yang anda pikir ini jarang sekali mengandung kebenaran.

Faktanya justru mengatakan bahwa kebanyakan orang terlalu sibuk dengan diri mereka dan urusan mereka sendiri. Kurang lebih 99% dari waktu mereka, dipenuhi dengan pikiran tentang diri mereka sendiri. Mereka hanya menyisakan sekitar 1% energi emosional mereka yang tersedia untuk mengurusi orang lain,  termasuk anda.

Orang yang memotong jalan anda di jalan raya pastilah terlalu sibuk dengan pikirannya sendiri, dia bahkan tidak tahu bahwa anda ada di dunia ini. Rasanya akan bodoh sekali untuk menjadi marah atau kesal hanya karena tindakan-tindakannya yang tidak bermaksud ini.





Selamat Idul Fitri 1428 H

9 10 2007

Untuk para pembaca dan penggemar blog saya, mohon maaf karena dalam beberapa hari saya libur dan mudik ke Lampung maka blog untuk sementara tidak saya update

Tidak lupa juga saya ucapkan “Selamat idul Fitri Mohon maaf lahir dan batin

sampai jumpa kembali setelah mudik lebaran tahun ini

sukses selalu untuk kita semua , amin !!!





Jangan di masukkan ke dalam Hati

25 09 2007

Penyebab terbesar kedua yang menyebabkan timbulnya emosi negatif menurut Ouspensky adalah identifikasi, atau pelekatan. Hal ini terjadi ketika anda terlalu memasukkan suatu kejadian ke dalam hati anda atau ketika anda merasa begitu lekat kepada seseorang atau pada sesuatu. Anda akan melihat bahwa sebuah peristiwa atau keadaan yang tidak menyenangkan adalah sebuah cara untuk melawan atau menyerang anda secara pribadi atau menentang apa yang selama ini anda percayai atau anda pegang dengan teguh. Anda menjadi terlalu melibatkan diri dalam situasi secara emosional, dan mengidentifikasikan diri anda sedemikian kuat pada hal tersebut. Emosi dan akal sehat anda akan menjadi terpengaruh secara negatif.

Orang-orang bijak menekankan pentingnya memisahkan diri anda secara emosional dari satu situasi tertentu (proses disedentifikasi) jika ingin memperoleh kembali ketenangan dan kesabaran anda. Seorang psikolog yang juga seorang filosof, William James, dari Harvard, menulis bahwa, ” Langkah pertama dalam menghadapi satu kesulitan adalah dengan bersedia menghadapi kesulitan tersebut seperti adanya. ” Dia mengajak orang-orang untuk mau mengakui bahwa, “ apapun yang tidak dapat disembuhkan harus ditanggung rasa sakitnya.” dengan kata lain, pisahkan diri anda dari orang atau siuasi yang telah membuat anda merasa marah atau bersedih. Tariklah semua energi emosional anda dari keadaan tersebut sehingga anda akan dapat memperoleh kembali ketenangan dan kesabaran anda.

Pendekatan ini tidak menganjurkan anda untuk secara pasif menerima apa saja yang menimpa diri anda. Justru, pendekatan ini ditujukan untuk mendorong anda agar anda menggunakan tekad anda yang kuat untuk mempertahankan agar akal dan emosi anda tetap terkendali. Anda menanamkan disiplin diri untuk secara mental mundur selangkah dan menghadapi masalah anda dengan pintar. Anda menggunakan akal anda untuk melihat sebuah situasi dengan objektif dan mengambil keputusan yang lebih baik untuk memecahkan masalah tersebut.

Tidak ada satupun dan tidak ada seorangpun yang dapat mengendalikan diri anda, kecuali jika anda menginginkan sesuatu dari mereka. Pasti masih ada sesuatu yang mereka miliki yang anda ingin mereka berikan atau tidak berikan kepada anda. Begitu anda memisahkan diri secara emosional dengan orang atau objek tersebut dan tidak mengharapkan apa-apa lagi dari mereka, anda akan bebas. Kemampuan untuk melakukan pemisahan diri ini adalah sebuah kekuatan yang dapat anda peroleh dengan cara mempraktikkannya. Ini akan dapat mengubah anda menjadi seorang ahli dalam menguasai satu situasi, yang pada kondisi yang berbeda akan menyebabkan anda mejadi kesal dan marah.

Jika anda ingin membantu orang lain dengan masalah mereka, mintalah orang tersebut untuk mundur beberapa langkah dari masalah tersebut dan melihatnya secara objektif. Ajaklah mereka untuk melihat pada kesulitan tersebut seolah hal itu menimpa orang lain. Tanyakan kepada mereka, nasihat apa yang akan mereka berikan kepada orang yang memiliki masalah yang sama dengan yang mereka hadapi. Dengan memisahkan diri secara emosional dari sebuah situasi, Anda dan orang lain akan menjadi semakin mampu mengatasi berbagai masalah secara efektif

Change your thingking change your life